SOLO – Kabar gembira menghampiri Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an (PPTQ) An Nahl Grabag, Magelang. Pasalnya, salah seorang santri pesantren baru saja mendapat hadiah umroh gratis pada hari Kamis 03/12.
Santri yang mendapat hadiah umroh tersebut adalah Moch Bagas Satria Putra yang telah menyetorkan hafalan Qur’an 30 Juz sekali duduk dan tanpa kesalahan.
Tasmi’ atau setoran hafalan 30 juz sekali duduk itu dilakukan Moch Bagas pada tanggal 21 November 2020 lalu.
Kemudian di awal bulan Desember 2020 ini, pemilik PT Amanu (perusahaan biro jasa haji dan umroh) Ibu Nunung membaca informasi tentang ananda Moch Bagas yang telah tasmi 30 juz sekali duduk tanpa kesalahan. Ibu Nunung kemudian menyampaikan akan memberikan hadiah umroh kepada ananda Moch Bagas.
Salah satu pengurus PPTQ An Nahl kemudian menemui Direktur PT Amanu Ustadz Iqbal Habibi di kantor Amanu di Jl Bakung 1 No 283 Purwonegaran, Laweyan, Solo, untuk menerima hadiah umroh tersebut secara simbolis.
Ustadz Iqbal kemudian meminta biodata dan data-data dari Moch Bagas untuk diurus jadwal keberangkatan umrohnya.
Menanggapi hadiah umroh ini, Pimpinan PPTQ An Nahl Ustadz Fuad Al Hazimi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PT Amanu.
“Saya selaku pimpinan PPTQ An Nahl Grabag Magelang menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan oleh PT. Amanu kepada ananda Muhammad Bagas Satria Putra salah seorang santri kami atas prestasi yang diraihnya. Kami berdoa kepada Allah semoga jajaran direksi PT. Amanu senantiasa diberikan limpahan keberkahan dan kemudahan oleh Allah dalam semua urusan. Semoga Allah mencatat apresiasi dan penghargaan ini sebagai amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus sampai hari kiamat nanti,” kata ustadz Fuad.
Sementara itu Ananda Moch Bagas merasa sangat bahagia atas hadiah ini.
“Saya sampaikan jazaakumullohu khoiron kepada pimpinan dan seluruh keluarga besar PT. Amanu atas penghargaan ini, semoga Allah Membalas dengan imbalan yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Sekaligus saya meminta doa semoga saya dapat melanjutkan estafet perjuangan para ustadz, guru dan ulama yang shalih dan semoga saya dapat mewujudkan impian kedua orangtua saya menjadi anak shalih yang berguna bagi agama, keluarga, nusa dan bangsa,” kata Bagas di sela-sela kegiatannya di pesantren.
Ananda Moch Bagas Satria Putra, lahir di Lumajang pada 31 Agustus 2003. Ayahnya bernama alm.Sukirno yang telah wafat pada tahun 2008 lalu, dan ibundanya bernama Endang Suryati.
Saat ini Moch Bagas berusia 17 tahun dan masih tinggal di Pesantren An Nahl di Desa Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.